Kemenag

Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia Digelar Kemenag di Semarang Libatkan Ribuan Pelajar

Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia Digelar Kemenag di Semarang Libatkan Ribuan Pelajar
Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia Digelar Kemenag di Semarang Libatkan Ribuan Pelajar

JAKARTA - Momentum Ramadhan kembali dimanfaatkan sebagai ruang pembinaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan yang melibatkan para pelajar dari berbagai daerah. Salah satu kegiatan tersebut adalah Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia yang diselenggarakan di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kementerian Agama (Kemenag), Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, serta Pengurus Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT). Acara tersebut menghadirkan ribuan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang menggabungkan penguatan nilai keislaman, pembinaan karakter, serta pengembangan kepemimpinan.

Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia menjadi ajang pertemuan bagi para aktivis Rohani Islam (Rohis) dari berbagai daerah. Selain memperdalam pemahaman keagamaan, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat jejaring antaraktivis Rohis yang berasal dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia.

Pembukaan kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) Semarang dan dihadiri sekitar 7.000 siswa dari berbagai SMP dan SMA di Kota Semarang. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini tetap menjadi sarana penting bagi pembinaan karakter generasi muda.

Peran Strategis Aktivis Rohis sebagai Generasi Pemimpin

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Prof. Phil. Kamaruddin Amin, menilai bahwa para aktivis Rohis memiliki peran strategis sebagai calon pemimpin masa depan bangsa. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan integritas moral bagi para pelajar yang terlibat dalam organisasi Rohis.

Menurut Kamaruddin, generasi muda yang aktif dalam kegiatan Rohis memiliki potensi besar untuk menjadi pemimpin yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat.

"Anak-anak Rohis harus berprestasi secara akademik sekaligus kuat secara karakter. Masa depan bangsa ini sangat ditentukan oleh kualitas diri generasi mudanya," katanya, saat membuka Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia.

Ia juga menegaskan bahwa pembinaan karakter melalui kegiatan keagamaan sangat penting untuk membentuk generasi yang memiliki integritas, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap masyarakat.

Selain itu, kegiatan seperti Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia juga menjadi sarana bagi para pelajar untuk memperluas wawasan serta membangun jaringan pertemanan yang lebih luas dengan sesama aktivis Rohis dari berbagai daerah.

Ajang Membangun Jejaring Rohis Nasional

Kamaruddin menjelaskan bahwa pertemuan para aktivis Rohis dari berbagai wilayah dalam kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk membangun jejaring kepemimpinan masa depan.

Dengan adanya kegiatan yang mempertemukan para pengurus Rohis dari berbagai provinsi, para pelajar dapat saling berbagi pengalaman, memperluas wawasan organisasi, serta memperkuat solidaritas antaranggota Rohis di tingkat nasional.

Pengurus PP MAJT Prof Ahmad Izzudin menjelaskan bahwa Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia pada tahun ini merupakan penyelenggaraan yang keempat kalinya di Masjid Agung Jawa Tengah.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang strategis bagi para pelajar untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus memperluas jaringan Rohis secara nasional.

"Kegiatan ini menjadi ruang strategis bagi para pelajar untuk memperkuat nilai keislaman sekaligus membangun jejaring Rohis secara nasional," kata Ketua Umum Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) itu.

Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia tahun ini berlangsung mulai 4 hingga 7 Maret 2026. Kegiatan tersebut diikuti oleh 78 pengurus Rohis yang merupakan perwakilan dari 34 provinsi di Indonesia. Selain itu, terdapat pula 35 orang perwakilan Rohis dari Jawa Tengah yang mengikuti berbagai rangkaian kegiatan selama empat hari.

"Yang hari ini, pembukaannya diikuti 7.000 orang dari mulai jenjang SD, SMP dan juga SMA di Kota Semarang," katanya.

Beragam Kegiatan Edukatif Selama Empat Hari

Pemilihan Masjid Agung Jawa Tengah sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Tempat ibadah yang menjadi salah satu ikon Kota Semarang tersebut memiliki fasilitas yang terintegrasi, mulai dari masjid, penginapan, hingga tempat pelatihan manasik haji.

Fasilitas tersebut dinilai mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan yang dirancang dalam Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia.

Rangkaian kegiatan sebenarnya telah diawali dengan Takhtimul Qur’an. Selanjutnya, peserta akan mengikuti berbagai kegiatan lain yang bertujuan memperkuat nilai spiritual sekaligus membangun kesadaran sosial.

Salah satu agenda penting dalam kegiatan tersebut adalah peluncuran program Wakaf Rohis Indonesia. Program ini diharapkan dapat mendorong para pelajar untuk lebih aktif dalam kegiatan sosial dan keagamaan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selain itu, panitia juga menggelar kegiatan yang mendukung gerakan ekoteologi dengan melakukan penanaman 70 pohon kelengkeng. Pohon-pohon tersebut nantinya akan ditanam di sekolah masing-masing peserta sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menghadirkan inovasi teknologi bernuansa religi. Pada kesempatan tersebut dilakukan peluncuran Animasi Murottal (A-Mur) yang dikembangkan oleh Universitas Dian Nuswantoro (Udinus) Semarang.

Inovasi ini diharapkan dapat menjadi media pembelajaran Al-Qur’an yang lebih menarik dan mudah dipahami oleh generasi muda.

Antusiasme Pelajar Mengikuti Pesantren Ramadhan

Kegiatan Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia juga mendapatkan sambutan positif dari para pelajar yang hadir dalam acara pembukaan.

Salah satunya adalah Giftan Azkaniar, siswa SMP Islam Terpadu Al Fateeh Semarang. Ia mengaku senang dapat mengikuti kegiatan pembukaan Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia bersama perwakilan dari sekolahnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi kesempatan untuk bertemu dengan banyak teman baru dari berbagai sekolah.

"Seneng aja bisa ketemu banyak teman baru. Tadi ikut pembukaan aja, ke sini bareng sama perwakilan dari sekolah," kata siswa kelas VIII itu.

Antusiasme para peserta menunjukkan bahwa kegiatan seperti Pesantren Ramadhan Rohis Indonesia masih sangat diminati oleh kalangan pelajar. Selain memperkuat pemahaman agama, kegiatan tersebut juga memberikan pengalaman baru bagi para peserta dalam membangun jaringan pertemanan serta meningkatkan kemampuan organisasi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para pelajar yang aktif dalam Rohis dapat terus mengembangkan diri menjadi generasi muda yang berprestasi, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan demikian, mereka dapat berperan sebagai calon pemimpin masa depan yang mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat dan bangsa.

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index