JAKARTA - Memiliki rumah sendiri masih menjadi impian banyak keluarga Indonesia.
Namun, harga properti yang terus meningkat membuat sebagian masyarakat kesulitan menjangkaunya. Kondisi ini tidak hanya dialami segelintir orang, tetapi juga jutaan warga di berbagai daerah. Di tengah tantangan tersebut, program rumah subsidi dari pemerintah hadir sebagai solusi nyata bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk mendapatkan hunian layak dengan skema pembiayaan ringan.
Rumah merupakan kebutuhan wajib semua orang, tetapi kebanyakan tidak mampu membelinya karena harganya yang mahal. Masalah ini bukan hanya terjadi pada segelintir orang, tetapi jutaan orang Indonesia. Pemerintah pun mencari jalan keluar dengan menyediakan program rumah subsidi untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Mereka dapat membeli rumah dengan harga murah lewat KPR subsidi yang biaya cicilannya rendah.
Dikutip dari situs Sistem Informasi Kumpulan Pengembang (SiKumbang) yang dikelola oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera, berikut ini daftar rumah murah di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.
Akarimba Residence, Lahan 149 Meter Persegi
Akarimba Residence menjadi salah satu pilihan hunian subsidi di Sintang. Perumahan ini dikembangkan oleh PT Agro Prima Khatulistiwa. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Perkumpulan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Harga rumah yang ditawarkan Rp 182 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 149 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya pada bagian atap menggunakan rangka baja ringan. Dindingnya memakai beton. Pada lantainya memakai keramik dan fondasinya dari cor beton.
Dengan luas lahan yang relatif lapang, rumah tipe 36 di perumahan ini dapat menjadi opsi bagi keluarga kecil yang menginginkan ruang terbuka tambahan di sekitar hunian.
Harmoni Village dan Permata Hijau Residence
Pilihan berikutnya adalah Harmoni Village yang dikembangkan oleh PT Pesona Bumi Kalimantan. Berdasarkan situs SiKumbang, perusahaan ini merupakan salah satu anggota Realestat Indonesia (REI).
Harga rumah yang ditawarkan Rp 182 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 150 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan rangka baja ringan dan seng metal. Dindingnya memakai batako yang telah diplester. Pada lantainya memakai keramik ukuran 40x40 cm. Sementara itu, fondasinya tersusun dari beton bertulang.
Selain itu, terdapat Perumahan Permata Hijau Residence yang dibangun oleh PT Dwi Poetra Perkasa. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Perkumpulan Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Harga rumah yang ditawarkan Rp 182 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 150 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, pada bagian atap menggunakan rangka baja ringan. Dindingnya memakai batako. Pada lantainya memakai keramik. Untuk fondasinya cakar ayam.
Kedua perumahan ini menawarkan luas lahan yang sama, sehingga calon pembeli dapat mempertimbangkan lokasi maupun spesifikasi bangunan sesuai kebutuhan keluarga.
Akcaya Graha Indah 3 dan Taman Anara
Pilihan lainnya adalah Akcaya Graha Indah 3 yang dikembangkan oleh PT Sugi Graha Indah. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi).
Harga rumah yang ditawarkan Rp 182 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 150 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan atap metal. Dindingnya telah batako yang telah diplester. Pada lantainya memakai keramik ukuran 40x40 cm dan fondasinya menggunakan cor beton.
Sementara itu, opsi dengan harga paling terjangkau dalam daftar ini adalah Perumahan Taman Anara. Perumahan ini dikembangkan oleh PT Anti Mahal. Dalam situs SiKumbang, perusahaan tersebut tercatat menjadi anggota Real Estate Indonesia (REI).
Harga rumah yang ditawarkan yakni Rp 164,5 juta dengan luas bangunan 36 meter persegi dan luas lahan 135 meter persegi. Di dalamnya terdapat 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi.
Untuk spesifikasi bangunannya, bagian atap menggunakan seng. Dindingnya memakai batako yang telah diplester. Pada lantainya memakai keramik ukuran 40x40 cm. Sementara, fondasinya dari cerucuk dan cakar ayam.
Dengan harga mulai dari Rp 164 jutaan hingga Rp 182 juta, deretan rumah tipe 36 di Sintang ini memberikan alternatif bagi masyarakat yang ingin memiliki hunian sendiri melalui program subsidi pemerintah. Luas lahan yang relatif besar menjadi nilai tambah, terutama bagi keluarga yang membutuhkan ruang lebih untuk pengembangan rumah di masa depan.